![]() |
| Momen berbuka bersama DPD PRI NTB dengan kader di Kedai Pojok Islamic Center, Sabtu (07/03/2026). |
Mandalikaplus.com - Mataram, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber) yang dihadiri para ketua, sekretaris, dan bendahara kepengurusan wilayah Pulau Lombok. Kegiatan tersebut berlangsung di Kedai Pojok Islamic Center, Kota Mataram, Sabtu (7/3/2026).
Sekretaris DPD PRI NTB, Diegas Bulan Pradhana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi awal sekaligus penguatan struktur inti partai di wilayah NTB, khususnya Pulau Lombok.
“Agenda hari ini adalah silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan para ketua, sekretaris, dan bendahara dari wilayah Pulau Lombok. Ini merupakan langkah awal penguatan struktural inti agar ke depan Partai Rakyat Indonesia bisa berkembang dengan baik di Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mewakili Ketua DPD PRI NTB, H. Izzul Islam dalam rangka konsolidasi awal, mengingat partai tersebut masih dalam tahap pembentukan struktur organisasi di daerah.
Menurut Diegas, hingga saat ini kepengurusan PRI di seluruh kabupaten dan kota di NTB secara administrasi telah terbentuk.
“Secara administrasi, 10 kabupaten/kota di NTB sudah terbentuk kepengurusannya, mulai dari ketua, sekretaris, hingga bendahara. Selanjutnya kami akan melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat desa bahkan sampai RT/RW,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa PRI tidak ingin sekadar hadir dengan janji politik yang berlebihan, melainkan ingin benar-benar hadir di tengah masyarakat dan bekerja secara nyata.
“Kami tidak ingin bermuluk-muluk atau terlalu banyak janji. Intinya, PRI hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan dan akan bekerja sebaik mungkin untuk masyarakat NTB,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Diegas juga menegaskan bahwa PRI mendukung seluruh program Presiden Republik Indonesia, sekaligus siap mengawal implementasinya di daerah agar tidak terjadi penyalahgunaan.
“Kami mendukung program-program Presiden. Namun jika ada program yang disalahgunakan di daerah, tentu akan kami evaluasi dan luruskan. Ini penting untuk menjaga agar program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegasnya.
![]() |
| Sekjen DPD PRI NTB Diegas Bulan Perdana (foto istimewa) |
Ke depan, PRI NTB juga berencana menggelar deklarasi resmi setelah seluruh kepengurusan di daerah telah menerima Surat Keputusan (SK) secara sah.
“Deklarasi kemungkinan akan kita lakukan pada bulan Juni atau Juli mendatang, setelah semua kepengurusan DPD di 10 kabupaten/kota resmi terbentuk dan memegang SK,” ungkapnya.
Sementara itu, program kerja PRI NTB diperkirakan akan mulai berjalan aktif setelah Agustus 2026 dengan fokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Program khusus kemungkinan besar akan dimulai setelah Agustus. Fokusnya lebih banyak pada pemberdayaan masyarakat dan kegiatan sosial,” katanya.
Selain itu, PRI juga menargetkan keterlibatan generasi muda seperti milenial, generasi Z, dan generasi Melenial sebagai bagian dari kekuatan politik masa depan, terutama menjelang kontestasi politik tahun 2029.
“Generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha akan menjadi dominan pada 2029. Karena itu kami ingin merangkul mereka sejak sekarang agar lebih mengenal politik secara positif,” ujarnya.
Untuk mendukung sistem keanggotaan, PRI juga menyiapkan kartu tanda anggota (KTA) berbentuk kartu ATM yang dapat digunakan sekaligus sebagai sarana menabung bagi anggota.
“KTA PRI nantinya berbentuk kartu ATM yang bisa digunakan sekaligus untuk menabung. Ini juga sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, Diegas turut menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada masyarakat NTB serta menyampaikan harapan agar PRI dapat menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Kami juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan dan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Semoga ke depan PRI bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat NTB,” tutupnya.(Ham).


0 Komentar