![]() |
| Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia Iqbal saat meninjau lahan ketahanan pangan di Lapas Lombok Barat, Jum'at (13/02/2026). |
Mandalikaplus.com - Lombok Barat, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sinta Agathia Iqbal, meninjau lahan ketahanan pangan di Lapas Lombok Barat, Jumat (13/02). Kawasan tersebut kini dimanfaatkan sebagai lahan produktif seluas sekitar 0,8 hektare yang seluruhnya ditanami cabai.
Dalam kunjungan tersebut, Sinta Agathia Iqbal menyampaikan apresiasi atas optimalisasi lahan yang dilakukan Lapas Lombok Barat. Ia berharap program ketahanan pangan ini mampu mencapai target panen. “Saya mengapresiasi pemanfaatan lahan yang sangat baik ini. Harapannya, hasil panen bisa maksimal dan memberi manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun dukungan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Sinta juga menilai program ini tidak hanya berdampak pada produktivitas pertanian, tetapi sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian dan keterampilan bagi warga binaan. Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam pengelolaan lahan produktif dapat menumbuhkan etos kerja dan rasa tanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan cabai ini merupakan bagian dari komitmen lapas dalam mendukung program strategis pemerintah. “Lahan seluas 0,8 hektare ini kami kelola bersama warga binaan sebagai bentuk pembinaan berbasis kemandirian. Target panen 10 ton cabai menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan dan perawatan tanaman,” kata Fadli.
Ia menambahkan, program ketahanan pangan di Lapas Lombok Barat sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada penguatan pembinaan kemandirian dan kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan secara berkelanjutan.(Ham).

0 Komentar