![]() |
| TGH M. Taisir Al Azhar saat mendampingi Wabup UNA memberikan bantuan secara simbolis di acara Lombok Barat Zikir dan DO'A di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat (14/08/2026). |
Mandalikaplus.com - Lombok Barat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Barat menyalurkan bantuan pendidikan dan program sosial kemasyarakatan dengan total nilai mencapai Miliaran rupiah untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat Lobar.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, bertepatan dengan momen peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Becingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat (14/8/2026).
Ketua BAZNAS Lombok Barat, TGH. M. Taisir Al Azhar, Lc., S.Ag., M.A., mengatakan salah satu program utama yang disalurkan adalah beasiswa pendidikan tinggi dengan total anggaran mencapai Rp 1 Miliar.
Beasiswa tersebut diberikan kepada 622 penerima, yang terdiri dari 500 mahasiswa jenjang S1, 44 mahasiswa S2, 26 mahasiswa S3 serta 52 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan seperti Mahasiswa S1 masing-masing menerima Rp 1 Juta, S2 sebesar Rp2,5 Juta, sedangkan mahasiswa S3 dan penerima yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri masing-masing mendapatkan Rp 5 Juta.
Menurut TGH Taisir, bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Lombok Barat untuk membantu masyarakat, khususnya mahasiswa, agar dapat terus melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selain beasiswa, BAZNAS Lombok Barat juga menyalurkan bantuan melalui program Mahyani atau rumah layak huni dengan total anggaran mencapai Rp 2,1 Miliar.
TGH Taisir menjelaskan, sebanyak 21 unit rumah telah mulai dikerjakan sejak akhir Juli 2026. Dari jumlah tersebut, dua rumah bahkan telah selesai dibangun. BAZNAS menargetkan proses pembangunan setiap rumah dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan.
Besaran bantuan untuk masing-masing rumah tidak seragam. Berdasarkan hasil survei dan verifikasi bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta Dinas PUPRPKP Lombok Barat, bantuan diberikan mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 35 juta per unit, menyesuaikan tingkat kebutuhan dan kondisi rumah penerima.
“Kalau di RKT kami jumlahnya sekitar 84 unit, dengan rata-rata per unit Rp 25 juta. Namun setelah dilakukan survei ternyata banyak juga yang membutuhkan lebih dari Rp 25 juta, sehingga kami maksimalkan menjadi Rp 35 juta,” ujar TGH Taisir.
Dengan anggaran Rp 2,1 Miliar tersebut, BAZNAS Lombok Barat optimistis program Mahyani tahun ini dapat merealisasikan sekitar 60 hingga 70 rumah layak huni bagi masyarakat Lombok Barat yang membutuhkan.
Selain dua program tersebut, BAZNAS Lombok Barat juga menyiapkan bantuan gerobak produktif senilai Rp 500 Ribu per unit. Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sarana usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Untuk program gerobak produktif, penerima bantuan hingga kini belum ditentukan. BAZNAS membuka kesempatan bagi masyarakat Lombok Barat yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria untuk mengajukan bantuan tersebut.
“Kalau ada masyarakat Lombok Barat yang datang meminta dan betul-betul membutuhkan dan memenuhi kriteria tentu akan kita berikan,” kata TGH Taisir.
Ia menegaskan, seluruh program tersebut diarahkan agar penyaluran zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, perumahan maupun pemberdayaan ekonomi.
Penyerahan bantuan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BAZNAS Lombok Barat memperluas manfaat zakat untuk membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian.(Ham).

0 Komentar